June 27, 2019 neraca.web.id

Banyak Korban, Hamdan Zoelva Usulkan Pemilu Serentak Nasional & Daerah

Sumatera Utara, Rantau Prapat, Kejarfakta.co – ” Sampai Jum’at, 26 April 2019, jumlah korban jiwa akibat kelelahan dan menanggung beban yang berat dalam proses penghitungan suara yang mencapai 225 orang. Ditambah ratusan orang lainnya yang sakit, alangkah baiknya jika sistem pemilihan umum kedepan dipisah antara pemilihan serentak nasional dengan pemilihan serentak daerah,” ujar Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2013-2015, Dr. Hamdan Zoelva, saat menjadi narasumber dalam acara Silaturrahmi Dialog Kebangsaan dengan tema “Problematika Pemilu 2019 dalam Perspektif Hukum Positif” di Restoran Keraton, Jalan Sisingamangaraja, Rantau Prapat, Sumatera Utara, Jum’at (26/4).

Ketua Umum Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam ini menambahkan harus ada pemisahan antara pemilu nasional dan daerah. “Tujuannnya adalah untuk fokus kampanye daerah dan nasional. Kalau seragam ya kepentingan nasional semua, padahal kepentingan daerah berbeda-beda,” tutur Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam tersebut.

Hamdan mengatakan kita perlu ubah Undang-Undang dan sistem pemilihan umum dalam rangka perbaikan. Sekarang ini sistem demokrasi mengalami pembusukan dengan implikasi yang luar biasa. Korupsi tidak akan berhenti dan KPK akan terus menangkap pejabat korup jika sistem ini tidak diganti. Salah satu yang harus diubah adalah dari sistem proporsional terbukan yang menjadikan pemilu liberal kepada proporsional tertutup.

“Sistem proporsional tertutup memberikan ruang diskresi di partai politik untuk memberikan kesempatan pada kader terbaik menjadi anggota dewan. Selain itu, dengan sistem proporsional tertutup, masyarakat hanya tinggal mencoblos partai politik saja. Namun, sebelum sistem proporsional tertutup dilakukan, partai politik harus melakukan transparansi, nah transparansi dan pengawasan ketat hanya bisa dilaksanakan jika pendanaan partai politik dibiayai oleh negara,” ujarnya.

Ia menambahkan dengan sistem proporsional terbuka sekarang ini terbukti, pemilu sekarang menjadi sangat rumit. “Seharusnya pemilu membuat masyarakat lebih enjoy dan partai politik pun lebih enjoy. Namun, dapat kita lihat sekarang terjadi kerumitan dalam pemilu, juga kerumitan bagi petugas di KPPS sampai tingkat PPK dalam melakukan rekapitulasi,” katanya.

Disamping itu, lanjut Hamdan, pergantian sistem juga dapat mengurangi ketegangan dan mengurangi tingkat stres atau tekanan batin petugas dilapangan.

Dalam acara dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Al Washliyah, Unversitas Al Washliyah dan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Labuhanbatu, juga dihadiri oleh Sabar Abdil selaku Presidium MD KAHMI Labuhanbatu beserta senior KAHMI, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah Amran Arifin, MD KAHMI Medan Bustami Manurung, Ketua KPU Labuhanbatu Adi Wahyudi, Komisioner Badan Pengawas Pemilu kabupaten Labuhanbatu, serta kader dan alumni HMI se-kabupaten Labuhanbatu. (Dede/Fh).

Related Posts

Wapres dan Pimpinan Ormas Islam Dorong Jokowi dan Prabowo Segera Bertemu

April 22, 2019

April 22, 2019

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan para tokoh dan pimpinan ormas Islam di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Menteng,...

JK Undang 17 Tokoh Islam Bahas Situasi Pascapemilu

April 22, 2019

April 22, 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menggelar pertemuan dengan pimpinan organisasi Islam dan sejumlah tokoh Islam di rumah...

Usai Pemilu, Letupan Sengketa Diprediksi Muncul

April 9, 2019

April 9, 2019

RMOLJabar. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva memprediksi muncul sengketa usai pemilu 2019. Potensi kekisruhan bisa muncul jika KPU...

Hamdan Zoelva : Sistem Pemilu Perlu Kembali Lagi ke Proposional Tertutup

April 27, 2019

April 27, 2019

SUMUT, SerangTimur.Co.Id  – Pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 yang telah merenggut ratusan nyawa serta menimbulkan ketegangan yang tinggi di masyarakat menjadi...

Evaluasi Pemilu 2019, Hamdan Zoelva Usulkan Sistem Proporsional Tertutup

April 27, 2019

April 27, 2019

Rantau Prapat, SuaraSI.com- Pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 yang telah merenggut ratusan nyawa serta menimbulkan ketegangan yang tinggi di masyarakat...

Hamdan Zoelva: Ini Pemilu Paling Rumit di Dunia

April 26, 2019

April 26, 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 meninggalkan banyak catatan. Pakar Hukum Tata Negara yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi...

Hamdan Zoelva: Tak Ada Negara “People Power” yang Maju

April 8, 2019

April 8, 2019

KARAWANG, KOMPAS.com – Mantan Ketua Umum Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menyebut tidak ada negara yang menjadi maju dengan mengandalkan people...

Banyak Korban, Hamdan Zoelva Usulkan Pemilu Serentak Nasional dan Daerah

April 27, 2019

April 27, 2019

Rantau Prapat, SuaraSI.com – “Sampai Jum’at, 26 April 2019, jumlah korban jiwa akibat kelelahan dan menanggung beban yang berat dalam...

Prihatin Dengan ‘Korban’ Pemilu 2019, Hamdan Beri Solusi Pemilu Serentak Nasional Dan Daerah

April 27, 2019

April 27, 2019

IBC, RANTAU PRAPAT – Mengingat banyaknya petugas KPPS yang meninggal dan sakit pasca pemungutan suara pada Pemilu 2019 alangkah baiknya jika...

Ketua Umum Syarikat Islam Apresiasi Kepedulian Pakoe Boewono XIII Terhadap Dakwah Islam

April 1, 2019

April 1, 2019

Solo, SuaraSI.com – Ada pemandangan menarik saat Acara Tingalandalem Jumenengan ke-15 SISKS Pakoe Boewono XIII atau peringatan 15 tahun naik...

Hamdan Zoelva: Penyelenggara Pemilu Tidak Boleh Khianati Suara Rakyat

April 16, 2019

April 16, 2019

RMOL. Ketua Umum Lajnah Tanfidziah Syarikat Islam (SI), Hamdan Zoelva mewanti-wanti penyelenggara pemilu dan pihak terkait untuk berlaku netral pada...

Soal People Power, Hamdan Zoelva: Amien Rais Kurang Bijak

April 8, 2019

April 8, 2019

Karawang – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva lalu mengkritik rencana Amien Rais yang akan mengerahkan massa atau people power jika terjadi...

Dorong Rekonsiliasi, Ormas Islam Harap Jokowi dan Prabowo Segera Bertemu

April 22, 2019

April 22, 2019

Jakarta – Sejumlah pimpinan ormas Islam dan tokoh Islam berharap capres Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto segera bertemu untuk rekonsiliasi pasca-Pilpres...

15 Tahun Pakoe Boewono XIII, Ini Harapan Kanjeng Pangeran Hamdan Zoelva Pradotonagoro

April 2, 2019

April 2, 2019

Solo, SuaraSI.com – 15 tahun sudah Sri Susuhunan Pakoe Boewono XIII naik tahta menggantikan ayahnya, Pakoe Boewono XII. Di tahun...